Sejumlah Musisi Indonesia Menyuarakan Kekayaan dan Keindahan Hutan Indonesia Melalui Konser Musika Foresta #diruangmaya 31 Oktober 2020

Jakarta, 28 Oktober 2020 – Gerakan Hutan Itu Indonesia akan menggelar konser musik Musika Foresta #diruangmaya pada 31 Oktober 2020 mendatang di kanal Youtube Hutan Itu Indonesia pukul 19.00-21.00 wib. Konser ini sekaligus menutup rangkaian festival “Hutan Kita Juara” yang mengawali perayaan Hari Hutan Indonesia 7 Agustus 2020.

Ardhito Pramono, Danilla, Astrid, Mario Ginanjar, Achi Hardjakusumah dan Asido Manullang, Kunokini, Alam Urbach dan Natasha Urbach serta Ibee Music akan menyuarakan keindahan hutan Indonesia melalui Musika Foresta #diruangmaya. Selain itu, Rian Ibram akan berperan sebagai MC, dan Sakdiyah Ma’ruf akan hadir dan menyampaikan isu-isu hutan dengan stand up comedy

“Musika Foresta menjadi kegiatan penutup dalam rangkaian festival Hutan Kita Juara yang sudah diikuti 141 kolaborator dari berbagai elemen masyarakat, serta menjadi penutup kegiatan urun dana publik #AdopsiHutan yang sudah dilakukan melalui www.kitabisa.com/harihutanid.” tambah Andre Christian co-founder Hutan itu Indonesia.

Hutan Itu Indonesia dikenal sebagai gerakan yang kerap mengajak anak muda perkotaan Indonesia untuk menikmati hutan secara langsung dalam program Cerita Dari Hutan, mengadopsi pohon dengan berlari dalam program Kulari ke Hutan, menikmati rasa hutan melalui Jamuan dari Hutan, dan berbagai aktivitas unik dan menyenangkan lainnya.

Setelah penyelenggaraan pertamanya di tahun 2016-2017, di masa pandemi ini, Musika Foresta kembali dipilih untuk menyampaikan keindahan hutan Indonesia ke anak muda perkotaan tanpa mereka perlu datang ke hutan, bahkan kali ini, tanpa perlu meninggalkan kamar mereka.

Ketika ditanya sepenting apa hutan baginya, Ardhito Pramono mengatakan “Bagi saya hutan adalah awal dari segalanya, awal dari peradaban manusia, sumber inspirasi serta oksigen bagi dunia ini. Kini saatnya kita jaga hutan bersama.”

“Dana yang terkumpul sampai 31 Oktober nantinya akan disalurkan ke sebelas hutan desa/hutan adat. Luas hutan yang diadopsi mencapai sekitar 10 ribuan hektar yang dikelola secara bersama oleh empat lembaga lokal yaitu Forum Konservasi Leuser, KKI WARSI, Yayasan ASRI, dan PROFAUNA.” tutup Andre.

Musika Foresta tahun ini menjadi salah satu mata acara rangkaian European Union Climate Diplomacy Week Indonesia yang diselenggarakan dari 24 Oktober – 6 November 2020 dengan mengangkat tema “Act Today For Our Tomorrow

Menyambut Musika Foresta tahun ini, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Bapak Vincent Piket mengatakan “Kelestarian hutan sangatlah berpengaruh pada perubahan iklim yang menjadi tantangan sangat besar bagi bumi kita. Kelompok pemuda dan masyarakat sipil di seluruh dunia telah berteriak lantang soal perubahan iklim, untuk membuat suara mereka terdengar. Mereka menuntut pemerintah, perusahaan-perusahaan dan kita semua untuk beraksi. Tidak diragukan lagi, bahwa kita harus segera beraksi sekarang demi masa depan kita.”

Konser Musika Foresta dapat dinikmati secara gratis dengan langsung mengakses kanal Youtube Hutan itu Indonesia. Tapi, bagi mereka yang sebelumnya mendaftarkan diri di loket.com/event/musikaforesta bisa memperoleh kain tenun, baju, buku, album, dan tas yang ditandatangai oleh para musisi. Hadiah bisa didapatkan melalui undian (lucky draw) saat konser berlangsung.

Untuk keterangan lebih lanjut, pantau terus media sosial @hutanituid maupun website www.hutanitu.id/musikaforesta.

—selesai— 

Tentang Hutan Itu Indonesia

Hutan Itu Indonesia (HII) adalah gerakan terbuka yang percaya akan kekuatan pesan-pesan positif untuk menumbuhkan rasa cinta kepada hutan Indonesia melalui cara yang unik, menyenangkan dan dilakukan secara bersama/kolaboratif. Berdiri sejak 22 April 2016 di Jakarta, HII memiliki misi untuk meningkatkan kesadaran semua orang, khususnya anak muda Indonesia di perkotaan yang tinggal jauh dari hutan, tentang kekayaan hutan Indonesia dan mengajak orang untuk berkontribusi dalam usaha menjaga hutan dengan menggunakan pesan positif. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi https://hutanitu.id/

Tentang Musika Foresta

Rangkaian Musika Foresta pertama kali diadakan tahun 2016 dengan mengajak Glenn Fredly, Astrid, Achi Hardjakusumah, dan Alam Urbach mengunjungi hutan yang berbeda-beda di Indonesia. Tak sekadar berkunjung, semua musisi tinggal selama beberapa hari di dalam hutan dan mengenal apa itu hutan secara langsung. Setelah pulang ke ibukota, mereka menuliskan lagu berdasarkan pengalamannya. Kemudian, tanggal 13 Mei 2017, mereka bersama Melanie Subono, 5Romeo, Nina Tamam, Sandrayati Fay, Kunokini, dan the Weekend Rockstars diiringi Teman Hutan Mini Orchestra pimpinan Figgy Papilaya merayakan Hari Hutan Indonesia melalui konser Musika Foresta di Balai Sarbini, Jakarta.

Tentang Hari Hutan Indonesia

Hutan Itu Indonesia sejak tahun 2016 mengajak masyarakat Indonesia menandatangani petisi #JagaHutan yang meminta pemerintah Indonesia menjaga hutan Indonesia dengan lebih baik, sekaligus ditentukannya satu hari khusus bagi orang Indonesia merayakan keindahan dan kekayaan hutan Indonesia melalui Hari Hutan Indonesia. Permintaan melalui petisi yang kini mendapat dukungan hampir 1,5 juta orang di www.change.org/jagahutan ini kemudian disikapi kembali oleh HII dengan mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia untuk merayakan Hari Hutan Indonesia setiap tanggal 7 Agustus, yang dimulai di tahun 2020 ini.

Kontak Media
Andrian Pramana
085860850638
adrian@hutanitu.id Koordinator Media

Social Share